Kunjungan Lapangan Peserta Diklat Fungsional Perancana Madnya Kompetansi Spasial di Kulon Progo

Rabu, 11 Oktober 2017 12:43:56 - Oleh : Admin Pertarung KP

Peserta diklat fungsional perencanaan madya kompetensi spasial ketika mengunjungi lokasi pembangunan bandara di Kulon Progo.

Kunjungan Lapangan Peserta Diklat Fungsional Perancana Madnya Kompetansi Spasial di Kulon Progo

FGD Rancangan Renstra Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Kabupaten Kulon Progo

Kulon Progo Terdepan Di DIY Dalam Capaian PTSL Tahun 2017

Konsultasi Publik Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Bandara

Konsultasi Publik Reviu RTRW Kulon Progo Tahun 2012-2032

Wates (09/10), Peserta diklat fungsional perencanaan madya kompetensi spasial melakukan kunjungan lapangan di wilayah Kabupaten Kulon Progo. Kunjungan lapangan dimaksudkan untuk memperoleh data primer dalam rangka penyelesaian tugas diklat. Peserta diklat sebanyak 20 orang meliputi utusan unit kerja perencanaan pembangunan daerah di berbagai daerah dari Aceh hingga Sulawesi Selatan, dan beberapa dari kementrian/lembaga Negara seperti BBPT dan BATAN. Pelaksanaan diklat ini dilaksanakan oleh Pusat Pembinaan, Pendidikan dan Penelitian Perencanaan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Pusbindiklatren Bappenas) bekerja sama dengan Magister Perencanaan Kota dan Daerah Universitas Gadjah Mada (MPKD UGM).

Sebelum melakukan kunjungan lapangan telah dilakukan koordinasi dengan Pemerintahan Kabupaten Kulon Progo melalui Dinas Pertanahan dan Tata Ruang. Dari Pemerintah Kabupaten Kulon Progo diwakili oleh Kabid Pengaturan dan Pembinaan Tata Ruang Dinas Pertanahan dan Tata Ruang bapak Ir. Langgeng Raharjo, MT. Menurut pengelola MPKD UGM selaku pelaksana pelatihan, dipilihnya Kabupaten Kulon Progo sebagai lokasi pelatihan fungsional perencana ini Karena Kabupaten Kulon Progo memiliki dinamika pembangunan yang sangat dinamis. Terlebih dengan adanya kegiatan proyek nasional di Kulon Progo berupa pembangunan bandara akan memberikan dampak terhadap perubahan struktur ruang dan pola ruang di Kabupaten Kulon Progo. Dengan adanya proyek nasional tersebut bagaimana dampaknya terhadap perkembangan ekonomi masyarakat, itulah yang menjadi focus dari diklat fungsional perenca madya kompetensi spasial ini. Diklat ini akan berlangsung selama 3 minggu, dari tanggal 26 September 2017 sampai dengan tanggal 13 Oktober 2017.

“Kabupaten Kulon Progo di Dallam konsep revisi RTRW-nya telah menetapkan beberapa kawasan strategis, antara lain : kawasan pantai selatan (yang di dalamnya ada pembangunan bandara), kawasan koridor Temon-Sentolo (yang di dalamnya ada kawasan peruntukan industry sentolo), dan kawasan perbukitan menorah”, demikian katak pak Lg sebutan akrabnya untuk Bapak Langgeng Raharjo. Berdasarkan informasi itu, maka di dalam pelatihan ini dibagi menjadi beberapa kelompok untuk menganalisisnya. Selain itu terdapat satu kelompok yang khusus menganalisis keberadaan Sungai Progo perannya terhadap Kabupaten Kulon Progo, khususnya terhadap pemenuhan kebutuhan sumber daya air untuk irigasi dan untuk pemenuhan kebutuhan air minum.

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak