Rakor Persiapan Pengadaan Tanah Pengganti Tanah Desa Terdampak Jalur KA Trase St. Kedundang-YIA

Pengasih (17/9), Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana) Kabupaten Kulon Progo telah melaksanakan rapat koordinasi persiapan pengadaan tanah pengganti tanah desa yang terdampak pembangunan jalur KA trase Stasiun Kedundang – Yogyakarta International Airport (YIA) di ruang rapat Dinas PTR Kabupaten Kulon Progo pada Kamis (10/9). Rapat dipimpim oleh R.Heriyanto, S.H., M.M. selaku Kepala Dinas PTR Kabupaten Kulon Progo dan dihadiri oleh berbagai pihak diantaranya Perangkat Kalurahan Glagah, Kalurahan Kalidengan, Kalurahan Kaligintung, Kapanewon Temon, Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Wilayah Jawa Bagian Tengah, dan perwakilan dari Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Kabupaten Kulon Progo.

Sesuai dengan Peraturan Gubernur Nomor 34 Tahun 2017 tentang Pemanfaatan Tanah Desa, Balai Teknik Perkeretaapian Indonesia (KAI) sebagai pemrakarsa dalam pembangunan ini diberikan waktu dua (2) tahun untuk mencari tanah pengganti tanah desa yang terdampak pembangunan jalur KA Stasiun Kedundang – YIA. Selain itu, Balai KAI juga mengusulkan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Kulon Progo empat bidang Tanah Kas Desa (TKD), masing-masing dua bidang di Kalurahan Glagah dan dua bidang di Kalurahan Kaligintung untuk permukiman kembali warga terdampak. Rapat koordinasi juga membahas mengenai skema atau alur administrasi yang harus dilakukan Balai KAI terkait pengadaan tanah pengganti.

 

(oleh: Riza Agustina)