Rapat Pembahasan Draf Rancangan Peraturan Bupati RTBL Klangon

Pengasih (06/09), sehubungan dengan pekerjaan Penyusunan Dokumen Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan (RTBL) Klangon, Bidang Tata Ruang Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana) menyelenggarakan rapat pembahasan draf rancangan peraturan bupati (raperbup) sebagai salah satu tahapan dalam pekerjaan Penyusunan RTBL Klangon. Rapat dimulai pada pukul 09.00 WIB dan bertempat di Ruang Rapat Dinas PTR Kabupaten Kulon Progo. Rapat dipimpin oleh Arum Isdwijanarti, S.T., selaku Kepala Bidang Tata Ruang dengan peserta rapat terdiri atas Ismaryatun, A.Md. Selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), tim teknis dari Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Kulon Progo, serta tenaga ahli PT Mercy Tria Consult selaku konsultan penyusun Dokumen RTBL Klangon.   

Hasil akhir pekerjaan Penyusunan Dokumen RTBL Klangon nantinya berupa Peraturan Bupati, sehingga perlu dilakukan pembahasan agar substansi dan sistematika penulisan dalam draf raperbup yang disusun sudah sesuai dengan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 6 Tahun 2007 tentang Pedoman Umum Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan. Berdasarkan draf Raperbup yang telah disusun oleh tim konsultan, masih terdapat beberapa hal terkait substansi dan sistematika penulisan yang perlu diperbaiki. Substansi draf Raperbup harus disesuaikan dengan isi dokumen laporan akhir yang telah disusun dan sistematika penulisan masih perlu disesuaikan dengan pedoman yang ada. Selain itu dalam lampiran raperbup, baik berupa peta, gambar, maupun tabel harus dibuat dengan jelas dan lengkap sesuai dengan pasal-pasal yang ada.

Secara keseluruhan rapat pembahasan draf Raperbup RTBL Klangon berjalan dengan baik. Diharapkan pihak konsultan dapat menerima masukan dan saran yang diberikan oleh peserta rapat dan memperbaiki kekurangan pada draf raperbup yang telah disusun. Perbaikan perlu dilakukan agar diiperoleh raperbup yang sesuai dengan pedoman dan dapat dijadikan acuan penataan ruang di Kawasan Klangon dalam mendukung keberadaan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Borobudur.

 

(oleh: Istriana Nur R.)